Showing posts with label Mumu's Beauty Story. Show all posts
Showing posts with label Mumu's Beauty Story. Show all posts

Saturday, 22 April 2017

Review : SECRET KEY STARTING TREATMENT ESSENCE

Wellcome back to my blog. Kali ini review bukan curhat (horeeeeeee)




Setelah berjuang melawan jerawat (part 1, part 2 dan part 3) , Alhamdulillah udah sembuh meskipun masih harus lawan bekas-bekasnya a.k.a bopeng (baca disini kalau mau tahu cara saya nyembuhin bopeng a.k.a acne scars). Meskipun udah nggak jerawatan, paling juga muncul 1 atau 2 kalau mau mens. Bukan berarti saya bebas dari masalah kulit.

Kulit saya masih saja berminyak tapi juga dehidrasi alias kurang cairan dibagian lapisan kulit. Alhasil kulit saya jadi kering karena kurang air, tapi berminyak. Jadi jatuhnya tuh kayak wajan di siram minyak. Bagian tengahnya minyakan, sedangkan bagian luarnya kering kerontang kayak sawah kering. -____-

Tuesday, 17 January 2017

REVIEW QL COSMETIC : EYELINER, EYESHADOW & BB CREAM

Review ini dibuat disela-sela kesibukan kantor (gayanya udah kayak boss ajaa) dan juga kesibukan merawat bapak saya yang sedang sakit *Alhamdulillah ala kulli hal*. So, sorry kalau ada typo atau bahasa yang nggak nyambung. =D


Kali ini review brand lokal karena saya cinta peloduk peloduk In-Do-Nesiiiiiaaa. Saya beli tiga produk sekaligus QL Cosmetic. BB cream, eyeliner dan eyeshadow. MARKIMURE... Mari kita mulai review =D ehehehe....

Tuesday, 27 December 2016

Review Lipstik Elizabeth Helen


Lipstik dari brand Elizabeth Helen ini sebenarnya bukan nama baru. Soalnya sebelum masuk Indonesia secara resmi, lipstik ini sudah cukup dikenal sebagai oleh-oleh orang umroh atau haji. Lipstik saya review sekarang pun kebetulan adalah oleh-oleh dari suami kakak sepupu  sewaktu umroh. Sebelum Elizabeth Helen resmi masuk

Ok deh, let's check it out. Saya mau review tiga warna yaitu 49, 50 dan 18.



Sunday, 25 December 2016

Review: Maybelline Dream Satin Skin Air Whipped Foundation Shade B00



Untuk sehari-hari saya nggak pakai foundation soalnya berat banget dimuka. Saya adalah pecinta BB dan CC cream. Soalnya BB dan CC lebih terasa ringan (tergantung brand juga sih). Cuman ini direkomendasiin sama kakak sepupuku. Katanya bagus. Jadi cobain aja. Kebetulan mau ada acara pesta pernikahan teman. So, Maybelline Dream Satin Air Whipped Foundation ini khusus di jajal saat pas kondangan kemarin

Let's check this product out, teman-temaaaan.

Saturday, 10 December 2016

REVIEW MOISTURIZER, SUNBLOCK DAN FACE WASH DARI EMINA

Kondisi kulitku akhir-akhir ini adalah mudah kekurangan air tapi kelebihan minyak. Kalau dulu tuh cuma berminyak aja, tapi sekarang jadi makin rumit karena masalah dehidrasi kulit ini. Jadi semakin rumit pula cari perawatan sehari-hari. Kemarin sudah teratasi sih sama wardah aloe vera gel (bisa lihat disini). Tapi tetap saya harus cari dong pendampingnya supaya muka ini bisa lebih sehat. 

Karena saya punya kulit muka yang sensitif dan gampang jerawatan maka saya MENGHINDARI skincare yang dalam bentuk KRIM YANG TERLALU KENTAL. Paling-paling juga pakai BB cream, itupun saya cari yang teksturnya ringan dan tidak terlalu 'membebani' kulit.

Saturday, 12 November 2016

Review Ovale Vitamin Wajah 'Essential Vitamin Face Lightening'


Review lagi ciiiinnttt... Kali ini mau review Ovale Vitamin Wajah. Vitamin wajah punya ovale ini ada dua varian. Merah sama kuning. Saya pilih yang kuning karena ada janji "mencerahkan" kulitnya. Kalau yang merah itu lebih untuk menghaluskan. Menurut ovale kandungan bunga matahari dalam Ovale Essential Vitamin Face Lightening-nya ini mampu mencerahkan, menyamarkan noda, menghilangkan kusam dan melembabkan kulit. Saya butuh ituuuuu!!! :"(

Saturday, 5 November 2016

REVIEW MASCARA & EYELINER PIXY

Emmmm... saya bukan tipe cewek yang dandan full cetar membahana kalau keluar-keluar rumah. Yang penting pakai BB cream, bedak, ataupun apapun itu yang bisa mencegah dari kekusaman dan melindungan dari sinar UV yang merusak kulit. Intinya SPF, SPF, SPF. Tapi sebagai wanita, ada kalanya centil-centil dan genit-genitnya keluar. Jadi pengen make up sedikit-sedikit. Nah, saya mau berbagi review sedikit tentang make up mata murah meriah sembelit yang saya pakai. Pixy eyeliner dan Pixy waterproof mascara.


Sunday, 30 October 2016

Review The Body Shop TEA TREE CLEARING FACIAL WASH & TEA TREE FLAWLESS BB CREAM

Waktunya review. Dua produk dari The Body Shop akan saya review sekaligus. Sebenarnya kedua produk ini sudah lama tidak saya pakai. Bahkan produknya sudah di pre-loved. Hehehe. Daripada mubazir tidak terpakai kan mending dijual buat skincare baru. Foto yang saya pajang sebenarnya foto pas dua barang ini lagi diiklankan. =D



Saturday, 8 October 2016

JELEK, JERAWAT, NGGAK PD, INGIN OPERASI PLASTIK

Kalau lagi bercermin, apa yang kamu pikirkan ketika melihat dirimu disana? Bentuk muka agak lonjong, dagu tidak runcing, hidung lumayan, mata yang berlemak (hooded eye), alis kurang cetar, bibir yang agak tebal, pori-pori kayak sumur, bekas jerawat, kulit kusam dan bopeng yang mengganggu (ooohhh jerawat!!!). Begitulah penilaianku saat bercermin. Well, saya tidak jelek-jelek amat sih, tapi juga tidak cantik (menurut saya). Cuman, kadang-kadang merasa cantik juga sih. Hahaha. Labil banget ya?



Hmmm... sebenarnya malu juga mengakuinya. Jauh di dalam lubuk hatiku yang paling dalam ada perasaan minder. Come on! Perempuan mana yang tidak mau cantik? Sudah dari sananya memang perempuan ingin cantik. Intinya manusia ingin mempunyai fisik yang bagus dan sempurna.

Saya memiliki kakak-kakak sepupu yang usianya jauh di atas saya. Saat saya masih dibangku SD, mereka sudah kuliah. Saat itu ada dua kakak sepupu saya yang tinggal di rumah. Mereka saat itu mengidolakan Britney Spears. Era 90an. Hehehe. Mereka sering membahas tentang Britney yang cantik. Menurut mereka, bibir Britney bagus karena bentuknya tipis. Kemudian mereka bahas lagi artis-artis barat lainnya, saya tidak ingat siapa. Intinya dari percakapan mereka, diotak dan benak saya terbentuk pemikiran bahwa bibir cantik itu yang tipis. Kalau orang bibirnya tebal, berarti jelek. Saya yang memiliki bibir tidak setipis Britney akhirnya berpikir bahwa saya ini jelek.

Pemikiran bahwa saya ini jelek terus melekat dan kenyataannya memang saya bukanlah yang termasuk golongan cantik meskipun sebenarnya saya tidak jelek-jelek amat. Lumayan lah. Manis-manis gitu. Hahaha.

Momen yang paling menyiksa saya adalah saat saya berjerawat parah. Dari kelas XI SMA sampai awal tahun 2015 saya berjuang melawan jerawat. Ada kalanya tenang, jerawat tidak terlalu banyak. Tapi saat sedang parah-parahnya, muka saya jadi merah sekali karena penuh jerawat. Khususnya bagian pipi, dagu dan pelipis itu bagian yang paling sering jerawatan parah.

Meskipun berusaha bersikap positif, tetap humoris, tetap selalu ceria saat sama teman-teman, tapi jujur saat itu adalah saat dimana saya merasa sangat down, merasa jelek dan minder. Saya malas kemana-mana, kalau ketemu orang ada perasaan insecure "iihh, ini orang pasti liatin jerawat saya." :'( :'( :'(

Saat yang paling mengesalkan sekaligus bikin down adalah pas orang-orang berkomentar, "iiih, kok kamu jerawatan? Rajin-rajin cuci muka say, jerawat kamu banyak banget, bla bla bla." Saat ditanya begitu saya jawabnya sih sambil becanda dan ketawa-ketawa "Iyaaa... terlalu banyak memendam perasaan mungkin." Tapi dalam saya sakit, malu, sedih. Saya juga tidak mau begini. Kamu pikir saya sejorok itu apa? Sampai menyarankan rajin cuci muka. Saya malah pernah melampaui masa dimana saya cuci muka 5 x sehari. Setiap sebelum wudhu cuci muka dulu, sabun pencuci wajah di bawa kemana-mana. *Elus dada*

Memang tidak bisa di pungkiri penampilan fisik itu penting, meskipun memang bukan segalanya. Tapi yang pertama kali orang lihat pasti fisik. Orang-orang dengan fisik cantik dan tampan sering mendapat perlakuan spesial. Pada akhirnya membuat orang-orang yang biasa saja maupun yang dibawahnya biasa menjadi merasa tersisih dan minder. Lihat saja di lowongan pekerjaan selalu ada syarat "penampilan menarik". Di sekolah maupun kampus, seseorang bisa terkenal karena dua hal, dia pintar atau cantik/ganteng. Sebodoh-bodoh siswa atau mahasiswa kalau cantik/ganteng biasanya akan dapat pengampunan. Apalagi kalau mahasiswi ketemu dosen jelalatan. Waaahh, selamat deh kamu. Minimal dapat B.

Standarisasi fisik yang berlaku itulah yang membuat kaum-kaum standar sampai dibawah standar merasa minder. *hiks*. Kadang, saya pun bisa memahami kenapa orang-orang mau operasi plastik dan mengubah total dirinya. Meskipun saya tetap menentang itu karena tidak sesuai dengan ajaran agama yang saya anut (yang mau bilang saya sok religius, terserah).  Adanya standarisasi menimbulkan perasaan insecure yang akhirnya mendorong diri merasa minder kemudian merasa apa yang ada di dirinya harus diganti. Jujur, saya kadang mikir "mungkin bagus kalau dagu saya agak runcing, terus bibirnya di ubah dikit, ohhh, dan seandainya bopeng-bopeng halus ini hilang." Ada momen-momen seperti itu. Momen dimana perasaan insecure itu datang dan bikin saya merasa sangat jelek saat bercermin yang membuat saya ingin operasi plastik. Hahahaha.

Untungnya, perasaan insecure itu tidak menguasai saya. Dengan lebih membuka mata dan telinga melihat apa yang ada disekitar. Saya ingin cantik karena berpikir bahwa saya bisa memiliki segalanya dengan kecantikan. Hidup saya akan lebih mudah. Ternyata tidak juga. Teman saya yang cantik dan sangat populer semasa SMA ternyata hidupnya sama saja dengan saya. Malah kalau mau dipikir hidupnya lebih berat. Cantik bisa dapat cinta? Buktinya teman kantor saya suaminya main belakang terus sama perempuan lain.

 Akhirnya saya sadar bahwa masing-masing manusia lahir dengan kelebihan dan kekurangan masing, masalah dan cerita hidup masing.  Yang membedakan saya dan para makhluk cantik adalah pujian. Mereka memang sering dan dikelilingi dengan pujian. Yaa, mungkin manusia kalau kita juga kadang ingin dipuji.

Daripada sibuk dengan pikiran negatif dan mengejar fisik  sempurna yang pada akhirnya akan hilang, lebih baik saya fokus menjadi pribadi yang baik. Belajar, bekerja keras, menjadi mandiri, bergaul dengan teman dan orang baik, memperbaiki diri dan melakukan hal-hal positif lainnya. Bahagia itu dari hati yang bersyukur. Toh, dunia ini hanya sementara. 😊😊😊

Friday, 2 September 2016

REVIEW SINGKAT BEDAK GARNIER LIGHT COMPLETE (BEDAK UNTUK KULIT BERMINYAK)

Hai semua...

Sekarang mau review singkat bedak  Garnier Light Complete Face Whitenning. Saya sudah kenal bedak ini sejak zaman kuliah dari teman saya. Tapi tidak berani pakai karena entah kenapa warnanya kelihatan gelap 😅 Takut pas pakai malah jadi kusam. Sebenarnya tergoda karena liat hasilnya sama teman kuliah saya bagus sekali. Tapi tetap di tahan.



Tuesday, 16 August 2016

MENGHILANGKAN BOPENG, SCARS BEKAS JERAWAT MONSTER MENGERIKAN 😳

Setelah berjuang habis-habisan melawan jerawat dan akhirnya sembuh, *ALHAMDULILLAH 😊 * sekarang masalah saya selanjutnya adalah bekas jerawat. Kalau cuma flek-flek hitam sih banyak produk yang bisa menanganinya, mulai dari yang murah sampai yang mahal pakai SANGAT... 😅

Tapi masalahnya, bekas jerawatku itu berupa BOPENG... ohhhh NOOOOO.... 😰😭😭😭 Bopeng tuh bikin percaya diri saya menurun. Kalau lihat wajah orang-orang yang licin sering ada perasaan sedih, terus dalam hati ngebatin "Kenapa cuma saya di dunia ini yang bopeng?" *lebay* padahal banyak siihh orang di dunia ini yang bopeng. Tapi tetap ada semacam perasaan, mmm.... merasa jadi spesies yang berbeda. Spesies bopeng 😞😞😞 *sedih* aaahhh... pokoknya perasaan ini hanya di mengerti oleh orang bopeng 😩

Dan perasaan itulah yang membawaku dalam pencarian untuk menghilangkan bopeng ini. Setelah browsing internet, banyak tindakan-tindakan untuk bopeng ini, seperti mikrodermabrasi, setrika wajah (radiofrekuensi), dermarolling/microneddling, laser sampai operasi plastik 🙄 , dan semua perawatan yang ditawarkan itu harganya untuk ukuran dompetku itu termasuk MAHAL 🤔

Sampai suatu hari, aku ketemu klinik kecantikan yang menawarkan mikrodermabrasi dengan harga murah meriah. Cuma 100rb/treatment. Langsung deh saya ke klinik itu dan mencoba. Sudah beberapa kali coba dan tidak ada hasil 😑. Oh yaaa... Mikrodermabrasi tuh rasanya cekit-cekit kayak di cubit-cubit dan setelah di mikrodermabrasi muka akan merah kayak udang rebus.

Setelah itu, saya juga coba setrika wajah  (radiofrekuensi). Rasanya tuh hangat-hangat di muka. Dan, saya kembali kecewa karena belum ada hasil 😑 Saya setrika wajah di klinik kecantikan yang sama tempat saya mikrodermabrasi.

Btw, yang mau tau apa itu mikrodermbrasi dan setrika wajah silahkan browsing sendiri yaaa... hehehe 😁

Belum puas, akhirnya saya ubek-ubek si GOOGLE. Saya ketemu tentang dermarolling/microneddling dan laser wajah. Perawatan itu bisa di dapat di dokter spesialis kulit dan harganya MAHAL untuk dompet saya, saudara-saudara sebangsa dan setanah air 😭 sekali treatment tuh bisa sampai 1jt. Kebetulan saya punya sepupu yang punya masala bopeng juga. Dia treatment ke dokter spesialis kulit dan setiap treatment dia keluar 1jt. Sedangkan dermarolling tidak di lakukan sekali dua kali. Tapi berkali-kali 😓

Saya ingin sekali dermarolling. Saya ubek-ubek lagi GOOGLE. Eeehhh, malah dapat thread di salah satu forum tentang dermarolling sendiri di rumah. Jadi, mereka beli alatnya, yaitu dermaroller kemudian mereka pakai sendiri. Saya search lagi, akhirnya ketemu video-video orang yang dermarolling sendiri di Youtube.

oh yaa, saya mau kasih tahu apa itu dermaroller/dermarolling buat yang belum tahu. Derma Roller (disebut juga skin rollers, microneedle rollers ) adalah sebuah alat yang pada bagian kepalanya terdapat ratusan jarum baja mikro yang dapat menembus lapisan dalam kulit ketika digelindingkan, sehingga dapat merangsang perbaikan kulit dari dalam. Hal ini dapat merangsang produksi elastin dan kolagen kulit secara efektif.

Jadi, kulit kita dibikin luka, nanti luka itu akan membentuk kolagen yang akhirnya kulit meregenerasi kulit. Semoga kalian mengerti. Kalau tidak mengerti, silahkan browsing lagi 😃😃😃

Nah, akhirnya saya beli deeehhh dermarollernya. Soalnya yang di forum itu banyak yang kasih testi ada kemajuan. Dan juga liat di youtube banyak yang sukses. Jadi bikin saya semakin semangat.

Saya pertama kali pakai yang jarumnya ukurannya 0.5 mm. Setelah 4 kali pakai belum ada kemajuan yang terlalu signifikan. Akhirnya saya putuskan beli yang ukuran 1 mm. Untuk yang ukuran 1 mm ini saya sudah 3 kali pakai. Dan, mmmm... masih biasa-biasa saja. Belum WOW.

Jujur, saya ada perasaan down, sempat kayak patah semangat. Tapi saya baca-baca lagi di forum dan nonton video di youtube. Mereka yang berhasil dengan dermarolling itu sudah melakukannya dalam waktu yang lama. Bahkan bertahun-tahun. Tidak ada apa-apanya dengan saya yang baru pakai dalam hitungan bulan saja.

Dan, kalau saya pikir-pikir, mungkin kurang berhasil karena serum yang saya pakai cuma serum vitamin C biasa yang merek probio C. Rencananya saya mau ganti pakai serum yang mengandung Argireline. Serupa dengan botox tapi berbentuk serum. Bukan di suntikkan. Argireline ini mengandung zat peptides yang bagus untuk regenerasi kulit.

Mmmm.... apalagi yaaa? Ooohh ya, dermarolling ini rasanya sakiiiiittt loh. Makanya orang-orang pakai krim anestesi sebelum 'menggilas' mukanya denga dermaroller. Tapi, saya sendiri lebih memilih meringis menahan sakit daripada pakai krim anestesi. Kenapa? Soalnya muka saya sensitif sekali. Takut bruntusan. 🙄

Untuk masalah frekuensi pemakaian sesuai dengan proses regenerasi kulit, ada yang bilang 14 hari sekali, ada juga yang bilang 21 hari sekali. Saya sendiri kadang pakai tiap 14 hari sekali, kadang juga 21 hari sekali.

Insya ALLAH, Saya masih akan terus melakukan dermarolling dan Insya ALLAH mau ganti pakai serum argireline, tapi masih cari merek yang bagus. Karena katanya niiihh, hasilnya baru akan kelihatan *dikit* setelah 15 x pemakaian 😅 kecuali kalau ada yang mau endorse saya operasi plastik, jadi tidak usah capek-capek rolling muka. Hahaha... 😄

Mmmmm.... Insya ALLAH saya akan update-update lagi nanti tulisan ini kalau misalnya banyak yang ingin tahu perkembangan saya (*gubraaakkk... sok penting banget 😄😄 hahaha*)

Ini saya kasi bonus foto dermaroller dan muka horor saya. 😱😱😱😱


Yang mau liat QnA di Youtube :

Untuk tutorialnya di :

Monday, 2 May 2016

Review Diva Beauty Drink

Assalamualaykum teman-teman...
Yang nyasar kesini pasti sedang cari-cari review Diva Beauty Drink atau solusi menghilangkan jerawat... 
Baiklah... langsung saja yaa. Saya tahu Diva ini sudah lama tapi baru tertarik coba saat teman kantor saya minum ini dan hasilnya bagus. Jerawat dia yang besar-besar jadi kempes. Memang saat ini saya tidak jerawat parah lagi, tapi Diva Beauty Drink manfaatnya buat kulit seluruh tubuh. Diva ini kandungan Colagen-nya tinggi. Kebetulan saya sedang mempersiapkan diri untuk Dermaroller, jadi saya pikir mending minum ini dulu supaya nanti pas dermaroller produksi Colagen kulit jadi makin bagus.
Jadi deh saya beli dengan harga 60ribu/dos di salah satu supermarket. Tapi kalo di H*permart harganya 70ribuan...
Sekitar 2-3 pasca minum Diva, tiba-tiba muncul jerawat segede biji jagung di hidung. Agak panik jadinya. Tapi kata teman saya, dia pas pertama minum juga gitu. Muncul 1 jerawat gede habis itu kempes sendiri dan jerawatnya yang memang sudah ada perlahan kempes dan hilang. Ya sudah saya berhenti panik dan lanjutkan.
Yang saya rasakan memang kulit jadi lebih sehat dan lama kelamaan jerawat di hidung itu akhirnya hilang sendiri. Kulit tangan saya yang belang mulai cerah. Pokoknya kulit saya jadi lebih cerah. Kulit wajah saya kayak mengkilat gimanaaa gitu... Tapi bukan karena minyak 
Dampak lain yang saya rasakan nih pencernaan saya jadi lancar. Biasanya saya BAB kurang lancar. Malah pernah 1 minggu tidak BAB  setelah minum Diva saya jadi BAB tiap pagi yang mengakibatkan telat ke kantor... hahaha... Maa Sya ALLAH bermanfaat sekali Diva ini. Padahal di iklan kan katanya cuma buat kulit.
Satu lagi, setelah minum Diva ini haid saya juga jadi lancar. Tepat waktu. Padahal biasanya suka telat dan nyeri kalau pas lagi haid. Tapi kali ini lancar tidak telat tanpa sakit. Maa Sya ALLAH, Alhamdulillah.
Kabar gembiranya lagi, tidak menyebabkan GENDUT.  Padahal biasanya kalah minum-minum suplemen kulit berat badan saya jadi naik.
Bagus deh pokoknya Diva ini. Kecuali   satu hal. Katanya ini enak menurut iklan dan testimoni teman saya. Nyata ini tidak enak sama sekali menurut saya. Rasanya aneh. Tidak asam tidak manis tidak pahit. Susah di deskripsikan. Pas di endus-endus tidak ada bau. Tapi pas masuk mulut, tiba-tiba aromanya terasa sampai ke hidung. Yang kalau menurut saya baunya seperti kutu busuk. 
Soal rasa relatif sih. Tergantung orang yang menilai. Paling penting kan khasiatnya.  Kandungan Diva memang bagus, ada buah pome, biji anggur dan kawan-kawan. Kalian bisa search sendiri di google. Soalnya ini khusus buat review saja. Pokoknya Diva Beauty Drink ini sangat saya sarankan. Selamat Mencoba yaa... 
(Kalau ada Typo harap maklum, ini dibuat dan diposting lewat HP  )

Saturday, 26 March 2016

PERJUANGAN MELAWAN JERAWAT DENGAN BAHAN ALAMI (EPISODE AKHIR)

Hallo...
Bahas masalah kulit lagi niihhh... Kalau yg pernah baca tulisan di blog saya pasti tau kalau jenis kulit saya adalah berminyak dan cenderung sangat mudah berjerawat. Jerawat besar lagi... Sebesar biji jagung. Merah dan mengerikan. Alhamdulillah sudah sejak setahun ini bebas jerawat. Kalaupun ada cuma 1 atau 2 biji saja, itupun juga cuma kalau mau datang bulan saja. Saya yakin diluar banyak yang lagi galau karena jerawat. Makanya saya mau bagi pengalaman saya ke teman-teman semua.

Monday, 15 June 2015

Review Wardah Acne Series : Acne Gel, Acne Moisturizer, Acne Loose Powder, Acne Scrub, Gel Facial Wash

Assalamualaykum readers yang cantik, dan tampan (mungkin?) hehehe...
Aku hadir lagi... Mau kasih review lagi... Kali ini WARDAH ACNE SERIES... Lagi lagi daaann lagi... Masalah jerawat... Jangan bosan-bosan yah klo kebetulan mampir kesini terus bacanya soal jerawat jerawat daaan jerawat... Maklum yang punya Blog ini kulitnya bermasalah sama jerawat.

Ada 5 produk wardah dari Acne Series-nya yang aku mau review sekaligus.
Gel facial wash
Acne perfecting gel
Acne Gentle scrub
Acne perfecting moisturizer gel 
Acne loose Powder
Langsung aja... Check it out...

Gel Facial Wash :

 gambarnya ambil di Google, 
soalnya udah gak yau kemana niih facial wash-ku ^^

Bentuk Gel dan Bening, gak banyak busanya. Wanginya menurut aku enak, subjektif sih. Menurut berbagai sumber yang aku baca, katanya kalau muka sensitif itu cocoknya pakai pencuci muka yang gak banyak mengandung sabun, cirinya yaitu gak banyak busa. Lebih bagus yang bahannya gel. Awalnya aku berharap banyak sama pencuci muka ini. Sayangnya harapan tak seindah kenyataan. Kalau habis cuci muka pakai ini muka masih berasa kotor, kayaknya debu-debu jalan yang nempel dimuka gak terangkat dengan sempurna.
Untuk ini fotonya aku ambil di google, soalnya udah gak tau dimana aku simpan facial washnya. Udah gak pernah pake.


Acne Gentle Scrub :
Bagian Kiri itu isi dalamnya, Bentuknya si Scrub

Scrub yang bentuknya gel dengan butiran-butiran biru (catet ya : bukan butiran debu). Ada baunya, tapi gak ngeganggu sih. Cerita ini untuk membersihkan komedo dan sel kulit mati yang di gadang-gadang cocok buat kulit berjerawat. Benarkah? Hmmmm... Gak berlaku kalau untuk saya. Komedo gak terangkat meskipun udah di gosok²... cuma bikin muka makin merah. -_-

Acne perfecting Moisturizer Gel :
Kiri Bawah itu Setelah diratakan krimnya?
 Mengkilat, rasanya kayak basah pas dipakai

Pertama kali tau ada pelembab untuk kulit berjerawat rasanya senaaaang banget. Apalagi sudah ada SPFnya. Yaaa.. seperti produk yang lain. Pelembab wardah ini malah bikin kecewa :-( Meskipun d bilang gel, tapi teksturnya gak kayak gel, kayak pelembab biasa aja, cuma kalo di bandingkan sama pelembab yang lain, wardah ini lebih encer. Pas di apply ke muka rasanya bukan bikin muka lembab, tapi malah berasa lengket kalo menurutku. Jadinya kayak belom mandi. Trus selesai di apply muka jadi kayak berminyak, bukannya keliatan glowing malah keliatan kusam. -_- kayak orang belom mandi. Apalagi setelah pakai 2 jam-an, Maa Sya ALLAH... jadi kayak anak gembel... :'-D Pelembabnya ini aku pernah pakai tanpa bedak maupun dengan bedak. Waktu di pakai tanpa bedak seperti itu lah hasilnya. Setelah pakai bedak???


Acne Loose Powder :
Ini penampakan Loose Powder-nya

Naaaah ... Ini bedaknya 1 paketan nih pakainya sama pelembabnya. Gak usah tekstur lah yaa.. Emang ada yang gak tau gimana bedak bubuk??? Bedak ini cuma 1 shade aja... Sebenarnya sudah dari awal ragu untuk ambil, tapi karena aku pikir mungkin ini warnanya netral bisa masuk semua warna kulit. Yaa udah nekat ambil. Bedak ini aku pakai setelah pelembabnya. Hasilnya? Yaa ALLAH... Makin kusam daripada gak pake bedak. Sama sekali gak tahan minyak -_- jam 11am muka mulai minyakan...

 Entah kenapa juga setelah memakai rangkaian produk wardah ini malah makin komedoan dan jerawatan. -_-
Awalnya aku pikir purging. Tapi sudah lewat sebulan makin parah. Kusam dan jerawatan. Kalaupun purging, manaaaa tahan....???

Acne Perfecting Gel :
Penampakan Acne Gel

Acne gel-nya wardah ini sengaja aku simpan di akhir. Soalnya diantara semua produk dari line acne seriesnya wardah yang aku cobain, ini yang agak mendingan.
Gel bening ini cukup di oleskan di area yang ada jerawatnya. Gelnya bening jadi kalo mau di timpukin di atas make up bisa. Aku biasanya pakai pas malam aja. Setelah di totol ke jerawat, area yang di totol akan berasa periiih banget. Apalagi kalau masih awal-awal dan belum terbiasa. Wah.. perih banget. Gel ini memang membantu mengeringkan jerawat. Tapiiiiiiii, jerawat yang di totolin bakalan makin merah dan sebelum jerawatnya mengering bakal berbentuk putih-putih isi  kayak nanah gituh. Dan, meninggalkan bekas kemerahan meskipun jerawatnya udah kering -_-
Gel ini benar-benar bikin galau. Disisi lain benar-benar cepat kempesin jerawat, tapi disisi lain bikin muka makin merah -_- hadeuuuuhhh...

Rating : Rangkaian Wardah aku kasih 2 dari 5. Maaf yaaa wardah :'(

Sekian Yaaa Review kali ini...
ohh yaaa terima kasih untuk kalian yang sudah mampir disini sengaja maupun tidak sengaja meskipun silent reader..  :-) Hope U enjoy & Found it Usefull... ^^

Sunday, 8 June 2014

PERJUANGAN MELAWAN MONSTER JERAWAT PART II : KRIM GAJE TERKUTUK!!!



 PERANG MELAWAN JERAWAT JILID II

Peperangan ini terjadi lagi. Semua ini berawal pada akhir tahun lalu. Jerawat siiih udah pada gak ada. Tapi tiap bercermin, hati berubah menjadi galau karna mukaku sangat kusam, bintik merah, flek hitam-hitam, kulit gak halus. Padahal saya sangat ingin punya kulit yang lembut, halus, cerah bersinar, kenyal kayak kulit bayi. Apalagi  liat Park Bom dan Sandara Park yang kelahiran 1984 tapi keliatan kayak anak SMA… aaaahhhh~…. Lebih-lebih kalo saya liat kulitnya Ha Ji Won yang lahirnya tahun 1978 tapi kulit kencang, halus, cerah, awet muda minta ampun. Mupeng. *tarik napas dalam* Pengeeeennnn punya kulit kayak gituuuu… :’(



Suatu hari pada saat online… muncul iklan-iklan tentang sebuah krim wajah PRODUK INDONESIA dan sudah ada BPOMnya. Tertarik banget… soalnya testinya cetar membahana badai tsunami gulung-gulung daaaaahhh, belum lagi iklan-iklannya yang bilang bahan-bahnanya herbal/alami. Jadi tergiur. sebut saja nama krimnya KRIM SARIMIN. Terdiri dari 2 varian, untuk kulit berminyak dan normal. Liat foto-foto testimoninya. Saya belinya hampir Rp.200.000/paket

Akhirnya singkat cerita saya pesan krim itu secara online, dan saya pastikan saya pesan dari WEBSITE RESMI (bukan bLog yaaah)… barangnya pun datang beberapa hari kemudian.

Pas saya buka dan liat krimnya. Maa Sya ALLAH. Sejujurnya ada rasa takut untuk nyobainnya. Karena kok teksturnya mirip-mirip kayak krim abal-abal yang kebanyakan yaahh… lengket-lengket gitu kayak mentega tapi versi mentega keras. Trus ada minyak-minyak yang misah dari krimnya. *mencurigakan* Cuma bedanya warna gak sekuning (krim siang) krim-krim abal-abal yang biasa di jual-jual itu. tapi agak mirip. Cuma aku tenangin diri. Mungkin mirip aja. Ini kan udah ada BPOM. Jadinya saya pake. Sesuai dengan aturan pakai. Baru sekitar 1 kali pake, Yaa ALLAH… ini muka jadi gatal dan perih kalo kena matahari. Terus bintik merah yang bekas jerawat maaaaakin merah. Pokoknya pipiku jadi merah kayak rang alergi. Terus kulit muka jadi terasa gatal. Sebenarnya gak mau terusin. Cuman karena menurut keterangan produk awal pemakaian bakalan gatal-gatal, jadi saya lanjutin. Tapi lama-kelamaan gak tahan. Jadi pas 1 mingguan pake saya berhenti. Pas berhenti muka jadi BREAK OUT KERASSS!!! Asli menyesal semenyesal-menyesalnya. Benci sama diri sendiri juga. kenapa mesti terjerembab lagi ke dunia hitam ini… *kemudian tersungkur*

Sayangnya saya udah buang krim itu sebelum difoto. Soalnya emosi. sakit hati saya. Sakittt!!! *ala-ala sinetron*



Saya kemudian memutuskan ke dokter kulit. Pas konsul di kasih antibiotic sama suplemen kulit, SELOXI AA. Seloxi ini saya baca-baca beberapa reviewnya, katanya bagus. Tapi pas di saya biasa aja. -_- Gak ada nyerahin wajahnya yang terasa di aku. Dokternya nyuruh datang besoknya lagi. Pas datang lagi, di kasih ACNE LOTION , TONER, FACIAL WASH SAMA BEDAK TABUR.

Tapi Si Dokter ngelepasin label merk semua produk-produk yang dikasih itu. Saya  sih tau yang dia kasih itu ACNE FELDIN, RESSAL (toner), FACIAL WASH MERK SENSIDERM, BEDAKNYA MERK ACNEDERM.

Kalau Acne feldin dan Ressal udah pernah baca-baca reviewnya. Tapi gak minat beli (ini bebas kok dijual di apotik). Kenapa saya gak minat? Soalnya acnefeldin itu kandungannya sulfur. Kalau sulfur-sulfuran sudah sering saya pake, jadi malas kalau mau pake sulfur lagi.  Kalo Ressal gak minat karena mengandung alcohol -_- . kalau untuk bedak acnederm sama sabun sensiderm udah lama mau pake, tapi cari-cari diapotik gak ada.



Pertama ACNEFELDIN. Ini bentuknya kayak cairan gituh. Jadi di kocok dulu sebelum di apply kemuka. Baunya tajam kalau menurutku. Perpaduan bau sulfur sama kayak ada bau alkoholnya gituh. Seperti yang saya bilang. Entah karena sudah sering pake sulfur atau gimana, jerawatnya tetap aja tumbuh-tumbuh. Jerawat yang 1 kempes (setelah pake 1 mingguan) eeehhhh… nongol jerawat baru Mungkin juga gara-gara efek pake krim yang kemaren itu jadi jerawatnya keluar-keluar. Tapi gak tahan soalnya mukaku jadi periiiiih banget.


sorry, fotonya ambil dari google, botolnya udah dibuang


Terus kalau RESSAL, itu asli emang kotoran muka bakalan terangkat. Dikapas, kotoran muka kita bakalan keliatan banget deh pokoknya. Sayang gak ada foto kapas bekas ngoles Ressal. … waktu itu udah gak kepikiran mau foto karena lagi sibuk sama tugas kuliah dan lain-lain. Kepikiran mau bloging lagi pun hanya di endapkan saja… *tsaaaahh*

Pake Ressal ini, di padu dengan acnefeldin bikin kulit mukaku keriiiiing kayak padang pasir. Saking keringnya bibir aku juga ikutan kering. -_- tapi bagusnya pori-poriku yang gede-gede itu agak kecilan pake toner ini. Tapi tetap aja siiih, aku gak begitu suka sama Ressal ini.
ini juga dari google ^^




Kalau SENSIDERM itu di bikin khusus untuk kulit yang sensitive dan gampang iritasi. Terus gak mengandung sabun jadi gak ada busa. Warnanya bening. Kalau habis pake ini muka jadi berasa licin, fresh dan lembab tapi bukan lembab yang berminyak. Tapi kalo di aku komedo tetap ada, malah banyak. jadi aku mutusin untuk gak pake lagi. Aku berhenti konsul ke dokter kulit. Malas soalnya masih gitu-gitu aja. Padahal udah keluar duit banyak. kalau di hitung-hitung aku udah bisa beli Kiss Facial Mask ukuran full size (Skincare yang lagi bikin aku muuuupeeeng banget),
Ini Acnederm, labelnya dilepas. kalau sabunya udah di buang :-D



Satu-satunya produk yang aku masih pake yang pake dari dokter itu adalah Bedak tabur ACNEDERM. Bedak ini emang khusus buat kulit berminyak/berjerawat. Di antara semua bedak tabur yang pernah aku pake, ini yang paling saya suka. Udah gak pake Marck’s Venus lagi. Kemaren juga sempat pake Sariayu Bedak Jerawat. Tapi ACNEDERM ini yang paling aku suka. Emang siiiihhh, coverage-nya kalo menurut aku  gak terlalu bagus, tapi aku suka karena ini gak mengiritasi dan lumayan untuk tahan minyak. Yang paling aku suka shade-nya. Light banget. Pas untuk kulitku. Kemaren sempat pake Sariayu bedak jerawat, tapi saya gak habisin soalnya shade gelap di mukaku. Dan menurut mbak SPG shadenya cuma itu aja. -_- Kalo Marcks Venus, saya baru sadar kalo lama kelamaan mukaku makin kusam. Huuuuaaaa…. Pergilah kamu kusam.

Sayangnya, ACNEDERM ini untuk yang tone kulitnya agak gelapan, kayaknya gak cocok deh. Karena ini Shadenya cerah banget. Dan gak ada pilihan shade. So sad.



Setelah berhenti dari dokter saya telah membulat tekad saya untuk menggunakan bahan-bahan alami aja dulu bebas dari jerawat sekalian ngeluarin racun-racun dimuka.



Pertama saya pake madu. Kadang madunya saya campur baking soda dan lemon. Kalau gak ada lemon pake jeruk nipis juga boleh. Kadang saya pake jeruk nipis. Tapi kalau madu dicampur baking soda, pas di apply ke muka harus hati-hati kalau ada jerawatnya. Jangan di gosok-gosok ke muka, harus oles pelan-pelan biar gak iritasi jerawatnya.



Selain madu aku pake bedak dingin dari beras + Lemon.

Cara buatnya gampang. Beras di rendam dulu. Saya rendamnya dari malam sampe pagi. Habis itu berasnya di tiriskan (airnya dibuang). Terus di giling deh, pake blender bisa.  Saat di giling kondisi beras itu jangan kering, jangan basah juga. agak lembab. Setelah digiling jadi deh tepung beras. Tepung beras itu di campur pake air lemon sampai dapat konsistensi yang tepat untuk di oles kemuka. Jangan  encer banget, tapi jangan terlalu dikit air jeruk juga. kalau udah jadi pake deh. Kalau aku pakenya sebelum tidur dan dicuci pas bangun pagi. Selang-selang aja pake madu.

saya sudah pake ini sekitar 2 bulan, hampir 3 bulan. ALHAMDULILLAH jerawat udah gak ada, sudah kempes semua. Cuman bekasnya itu masih ada. Bintik-bintik merah sih masih ada, tapi berkurang sedikit demi sedikit. Mungkin harus pake lebih lama lagi baru bisa hilang total. Soalnya, kalo aku perhatiin, beberapa noda di wajahku mulai pudar. Meskipun kusam masih bertahan. ;( oooohhh… sampai kapan???? *terkulai lemas*

Ini beras + air Lemon

ini kondisi kulit sekarang, trust me... now, is far better. kemaren2 tuh hancur banget. tapi saya gak foto... -_-

aku masih mau mencari siiihhh,,, apa yang bisa mengatasi kekusaman wajah ini.  -_-





UNTUK YANG LAGI GALAU KARENA WAJAHNYA PENUH JERAWAT. SABAR YAAA… SAYA MENGERTI PERASAAN KALIAN. KALIAN HARUS TETAP SEMANGAT UNTUK BEBAS DARI JERAWAT. INTINYA JANGAN PAKE SKINCARE YANG GAK TERPERCAYA DAN SABAR. EMANG KALAU MAU SEMBUH DARI JERAWAT TUH GAK BISA MAGIC. BUTUH WAKTU LAMA. FIGHTING!!!



--   Don’t Forget to Leave your comment yaaa ^^b --

Teman-teman klik disini yaa... Kalau mau tahu tips saya sembuh dari jerawat. 

Thursday, 5 June 2014

Review CC Cream The History Of Whoo

Mau review niiihhh... kali ini CC Cream... kemaren-kemaren kan booming BB Cream gara-gara Korea yang Lagi nge-Hits banget. sampai-sampai produk indonesia pun juga ada yang ngeLuarin BB Cream. udah aku cobain yang Lokal daaannnn Mmmmm... Gak Bagus... -_- jadi malas bikin reviewnya. Pas GoogLing Liat ada yang namanya CC Cream. bahkan DD Cream juga udah ada. buat yang beLum tau silahkan GoogLing yaaa.... ^^.

Saya sangaaaat pengen yang namanya nyobain CC Cream. soaLnya dari yang saya baca, CC Cream itu kandungan Skin Carenya Lebih banyak dari BB Cream. Pas banget tuuuh buat kuLitku yang butuh ekstra 'CARE'. -_- tapi kalau produk lokal gak ada CC Cream. lagian udah kapok. BB Lokal gak cocok di aku. gumpal, gak tahan lama, trus oxy di kulit, lama kelamaan muka jadi cokLat. -_- Huuuft...

akhirnya, aku nemu deh satu Olshop yang jual skin care korea dalam bentuk sampel. jadi lebih murah. dan aku menjatuhkan pilihan pada THE HISTORY OF WHOO... ini adalah Produk Premium di Korea. harganya aja bikin kantong nangis. sampe Jetonk boooo... selain itu, SPFnya juga tinggi yaitu 46. Secaraaa, Indonesia gitu Loh. Mataharinya berasa pas di atas kepaLa. -_-
maka jadilah memesan WHITENING CC SUN CREAM By THE HISTORY OF WHOO (meskipun ukuran sampel) ... ^^

ini penampakannya :

Kemasan sampel ini isinya cuma 1 ML... awalnya saya pikir, waaahh... pasti cepat habisnya... ternyata saya salah. ini malah heeemmmaaat sangat. 1 ML itu bs saya pake hampir 2 minggu Looh. wanginya tuuh kayak bau ginseng, akar-akaran tradisional banget aromanya... :-D teksturnya aku suka. gak encer. apply ke wajah cukup ke totol dikit-dikit, habis itu di ratakan. cepat eresap ke kulit, gak gampang minyakan. tau sendirii Laahh, mukaku ini tambang minyak. tapi aku pake dari pagi, pas jam 12 masih bagus kok, meski gak sebagus pas awal dipake. namanya juga udah keringatan. ini juga gak oxy di kulit, mukaku gak kecoklatan. biasanya ada beberapa produk yang saya pake kalo sudah beberapa jam di muka, lama-lama mukaku berasa jadi gelap -_- tapi ini gak. terus mukaku kan gampang perih kalo kena matahari, tapi pas pake ini jadi gak perih.

Ini dia isi krinya
setitik itu di totolin ke muka. trus diratain. bisa pake bedak lagi habis itu. lumayan buat nutupin merah-merah bekas jerawat di kulitku dan jerawat-jerawat yang sangat senang bertengger disana... -__- meskipun covarage gak terlalu bisa menutupi. tapi bagus laaahhh..

Pengen beli lagi. sayangnya di tempat saya biasa beli sudah gak restock lagi. Kecewa campur galau  karena mau beli yang full size mahal bingiiiittt... secara status masih mahasiswa... :( terpaksa beralih ke merk lain.

MY LIP MOISTERIZER : ORIFLAME TENDER CARE



ORIFLAME TENDER CARE

MY FAVORITE LIP CARE...



Mostly Oriflame’s product is not my favorite product. I never been really satisfied with their product. I’ve ever order Oriflame Press Powder (I forget from which line, Sorry). I ordered for light color, I’ve checked the code and written there that it's light, but the Color of the press powder is really not light at all, it make me look soooo BROWN!! Then I give it to my brother since he haves dark skin so it suitable to his skin. (Kekeke~… My brother is not a crazy she-male, gay, soft guy, whatever. He is normal, but just little bit metro-sexual -if I can say so- , I think he got too much poison from me :-D )



BUT, NOT FOR THIS ONE. I really love this product, TENDER CARE. It use for dry skin. So, You can apply it on to your skin, wherever it is. Heel, knee, even lip. But I only apply it on my lip. SUBHANALLAH, the result is really good. My lip feel so soft, no more dry!!! I feel my lips smoother.



I don’t know what to say. All I can say, that, THIS IS REALLY GOOD. If your lip is dry, Just put it on, and “Jaaaang Jaaannng~” Just in seconds your lip will be safe. :-* :-* Kekekeke~ :-D


I got the photo here. This one is special edition. The regular tender care is in Pink Jar. But the quality is no difference. :-* :-*